Ade Rai adalah contoh atlet binaraga yang paling populer dan paling sukses sampat saat ini. Siapa yang tidak kenal Ade Rai ? Saking populernya maka sampai-sampai di mata orang kata binaraga = Ade Rai dan Ade Rai = binaraga. Coba tunjukkan foto atlet binaraga kepada seorang anak kecil, maka spontan jawabannya adalah "wah, kayak Ade Rai ya...". Jika kita mau ke gym, maka orang-orang bilangnya begini, "mau jadi Ade Rai ya ?" yang maksudnya, "mau jadi binaragawan ya ?" :)
Terlahir dengan nama I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha pada tanggal 6 Mei 1970 di Jakarta, Ade Rai tumbuh sebagai seorang anak yang kurus dengan minat yang besar pada berbagai aktivitas olahraga. Pada usia 10 tahun, Ade kecil hanya memiliki berat badan 25 kg. Bahkan hingga mencapai tinggi badannya seperti hari ini (183 cm) di usia remaja, Ade Rai memiliki sosok yang kurus dengan berat badan hanya 55 kg.
Pada awalnya Ade Rai sempat menggeluti cabang olahraga bulutangkis tetapi ternyata takdir membawanya ke dunia binaraga. Tahun 1994, Ade Rai meraih Juara Nasional-nya yang pertama, di kelas berat. Gelar juara di kelas ini secara konsisten dipertahankan hingga tahun 2007. Tahun 1995, lulusan FISIP Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional ini meraih prestasi Internasional pertamanya yakni Mr.Asia. Tahun 1996, Ade Rai sebagai seorang atlit drug-free seumur hidupnya tertarik mengikuti kejuaraan dunia drug-free paling bergengsi waktu itu, Musclemania World. Dengan persiapan yang baik, Ade Rai berhasil keluar sebagai juara Musclemania World ini di kelasnya (Berat Ringan) dan sebagai juara umum (Overall). Dengan modal kemenangan ini dan gelar juara nasional, Ade Rai dipercaya untuk mengikuti kompetisi multi-event Asia Tenggara (SEA Games) tahun 1997, di mana pada ajang tersebut ia meraih juara pertama dan menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Tahun 1998, Ade Rai kembali mewakili Indonesia ke ajang Mr.Asia Pro/Am Classic dan meraih gelar juara di sana. Tahun 2000 adalah tahun terakhir Ade Rai bertanding di ajangbinaraga Internasional. Dua gelar Juara Dunia-Superbody Professional dan Musclemania Professional, diraih pada tahun yang sama.
Setelah pensiun sebagai atlet, Ade Rai mulai aktif di dunia bisnis dengan membuka waralaba gym, penjualan produk suplemen dan institusi program pelatihan sertifikasi untuk para professional di bidang fitness. Ade Rai juga aktif mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui fitness dengan menerbitkan buku dan majalah serta berbagai talkshow di radio dan televisi.
Pola Latihan Ade Rai
5 hari per minggu dengan pendekatan instinktif
40-60 menit per sesi, 1-3 sesi per hari
2-3 x latihan per masing-masing otot dalam 1 minggu
1-2 set pemanasan untuk masing-masing otot, biasanya di jenis latihan yang pertama
9-12 set inti untuk masing-masing otot
Repetisi berkisar 6-12 dengan beban berat terkontrol
Berusaha selalu berlatih secara maksimal
Beban tertinggi, gerakan yang baik, dan hubungan antara otak dan otot adalah kunci untuk perekrutan serabut otot yang maksimal
Program Diet Ade Rai
Pagi: Protein + Karbohidrat, contoh menu (pilih salah satu):
- Bubur oatmeal + susu rendah lemak
- Nasi/bubur merah + omelet putih telur
- Roti gandum + ayam / omelet putih telur
- Yoghurt + muesli
Snack Pagi: Protein + Karbohidrat, contoh menu (pilih salah satu):
- Yoghurt rendah lemak
- Susu rendah lemak
- Bubur oatmeal + bubuk protein
- Gado-gado + telur rebus
- Buah + susu kedelai
Makan Siang: Protein + Karbohidrat, contoh menu (pilih salah satu):
- Ayam bakar + nasi merah + sayuran
- Steak + kentang + sayuran
- Omelet putih telur + tempe + nasi merah + salad/sup sayuran bening
- Tahu bacem + lalab + nasi merah
- Ikan kukus/bakar + nasi merah + salad/sup sayuran bening
Snack Petang: (sama dengan snack pagi)
Makan Malam: (sama dengan makan siang)
Catatan:
- Jumlah atau porsi disesuaikan dengan ukuran tubuh dan tujuan fisik yang ingin dicapai
- Porsi protein makanan: 1 telapak tangan setiap kali makan
- Porsi karbohidrat:
- Untuk penurunan berat badan: 1/2 kepal tangan setiap kali makan
- Untuk peningkatan massa otot: 1-2 kepal tangan setiap kali makan
- Porsi sayuran: sebanyak-banyaknya di akhir sesi makan
Sumber dikumpulkan dari Binaraga.net





